• 12 April 2021 20:42
  • Last Update 12 April 2021 18:08 18: 08: 06
Dirgahayu RI 74 Tahun, Kades Kuala Panduk Jadi Irup

Dirgahayu RI 74 Tahun, Kades Kuala Panduk Jadi Irup

CNC,Pelalawan.Upacara peringatan Kemerdekaan hari ulang tahun (HUT) ke 74 Republik Indonesia pada Sabtu (17/8/19) di desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti kabupaten Pelalawan provinsi Riau berjalan sukses.

Pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), Guru dan siswa-siswi SMAN 3 Teluk Meranti, SMPN 3 Teluk Meranti, SDN 05 Kuala Panduk, SDN 011 Kuala Panduk,Ninik Mamak Kuala Panduk ,tokoh masyarakat dan tokoh agama kuala panduk, serta masyarakat dan pemuda kuala panduk tampak khidmat mengikuti serangkaian upacara bersejarah tersebut.

Kepala desa Tomjon yang bertindak selaku Inspektur Upacara tampak penuh wibawa dan Khidmat mengikuti jalannya upacara yang diisi dengan Pembacaan Naskah Proklamasi oleh perangkat desa, dan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Dalam pidatonya, Tomjon mengharapkan desa Kuala Panduk bisa menjadi desa yang kompak dan maju.

“Saya mengharapkan semoga desa yang kita cintai ini bisa menjadi desa yang kompak, Rukin, aman, Maju perekonomian masyarakatnya, dan agamis,” kata Tomjon dihadapan peserta upacara HUT RI ke 74.

Usai upacara,Kades Kuala Panduk melanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada beberapa peserta, diantaranya pemberian piagam kepada pasukan pengibar bendera,SMAN 3 Teluk Meranti,Peserta MTQ Tingkat Kecamatan Teluk Meranti yang diadakan pada beberapa waktu lalu.

Disamping itu, Tomjon juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program kementrian lingkungan hidup (KLHK) pusat mengenai program desa peduli gambut 2019.

Wilayah desa yang dia pimpin sebahagain besar merupakan lahan bergambut. Untuk itu desanya menjadi salah satu desa yang menjadi perhatian serius dari kementrian LHK. Melalui badan restorasi gambut (BRG), pihaknya mendapatkan SK penunjukan dari badan bentukan Kementerian LHK tersebut. Yang mana di kabupaten Pelalawan hanya 6 (enam) desa yang mendapatkan SK dari BRG.

“Semoga program BRG ini bisa membuka peluang-peluang baru yang membangun didesa Kuala Panduk ini,” harapnya kepada wartawan.(RF).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *