• 27 September 2021 11:54
  • Last Update 26 September 2021 1:05 01: 05: 16
Lokakarya Nasional Pencegahan Karhutla Dan Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat

Lokakarya Nasional Pencegahan Karhutla Dan Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat

Pekanbaeu, cebernews.co – Bupati Bengkalis diwakili Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Tajul Mudaris menghadiri acara Lokakarya Nasional pencegahan Karhutla dan restorasi gambut berbasis masyarakat, Kamis (24/10/2019), di Ballroom Hotel Novotel Pekanbaru.

 

Lokakarya dengan tema model pencegahan kebakaran dan restorasi gambut berbasis masyarakat menuju Indonesia bebas asap tersebut di ikuti oleh Stakeholder Provinsi dan Nasional, Sektor Swasta, CSO, Media Massa dan masyarakat lokal serta Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

 

H Tajul Mudaris menyampaikan bahwa pelaksanaan lokakarya Nasional ini sebagai wadah untuk berbagi pembelajaran terkait dengan perkembangan dan implementasi model pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta restorasi gambut berbasis masyarakat, khususnya di Kabupaten Bengkalis.

 
“Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas BPBD Provinsi Riau, H. Edwar Sanger terkait Kabakaran hutan dan lahan ini bukan semata mata tanggung jawab Pemerintah, karna di dalamnya juga ada masyarakat yang harus bersama-sama dengan Pemerintah, kemudian di dalamnya ada juga dunia usaha, yang juga wajib melakukan pencegahan atau pengulangan,” terang H Tadjul.

 

Lebih lanjut kata H Tadjul beberapa bulan yang lalu, kepala BPBD dan Gubernur mengadakan pertemuan dengan seluruh dunia usaha yang ada di Provinsi Riau ini dengan Forkopimda, kemudian menghibau kepada dunia usaha untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di Daerah.

 

“Untuk itu, melalui Lokakarya ini mari kita bersama-sama kita bekerja keras untuk mengantisipasi bencana karhutla dan menjaga lahan gambut sesuai kodratnya yaitu berawa, berair dan basah. Satu hal yang paling penting selalu utamakan pencegahan daripada penanggulangan, hal tersebut tentunya sangat diperlukan kebersamaan peran antara Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” pungkas Tadjul.(Rls Humas/mul).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *