• 8 Oktober 2022 4:38
  • Last Update 7 Oktober 2022 21:26 21: 26: 58
Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Keuangan Khusus Dari Pemerintah Provinsi Riau

Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Keuangan Khusus Dari Pemerintah Provinsi Riau

Pekanbaru. cebernews.co –  Bupati Kampar H.Catur Sugeng Susanto yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs.Yusri menghadiri Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Keuangan Khusus Dari Pemerintah Provinsi Riau Kepada Desa Dan Kecamatan Se-kabupaten Provinsi Riau Tahun 2019 Di Hotel Labersa Kampar.
Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah juga didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Febrinaldi Tridarmawan, Camat, 250 Kepala Desa Se-kabupaten Kampar, serta seluruh Kepala Desa dan Camat Se-provinsi Riau. (15/11/19).
Bantuan Keuangan (Bankeu) itu akan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kepada 1.592 desa se-Provinsi Riau dengan total anggaran Rp318 miliar lebih di Hotel Labersa, Kampar.
Penyerahan Simbolis dihadiri Juga Gubernur Riau Syamsuar, Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution, Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau, Syarifuddin AR.
Syamsuar mengatakan akan menambah bantuan keuangan desa sebesar Rp200 juta melalui APBD Provinsi Riau tahun 2019. Dikatakan mantan bupati dua periode ini, akan dialokasikan sebesar Rp200 juta per desa yang dianggarkan melalui APBD Perubahan Provinsi Riau. Untuk penggunaan bantuan keuangan desa ini, akan diatur lebih lanjut.
“Ini merupakan janji saya dengan Edy Nasution untuk memberikan bantuan keuangan desa saat kampanye. Satu per satu akan saya tuntaskan setiap janjo saya,” kata Syamsuar.
Febrinaldi Tridarmawan ketika memberikan keterangannya menyampaikan sudah ada dalam peraturan Gubernur (Pergub), dan regulasi itu sudah disosialisasikan sejak dua bulan lalu.
“Mekanisme penggunaan Bankeu Desa, petunjuk teknis, pencairan sampai dengan pertanggungjawaban diatur dalam Pergub. Itu sudah sudah disosialisasikan ke kabupaten/kota, dan diteruskan ke kecamatan sampai ke desa melalui pendamping desa dan PMD setempat,” tukasnya.(rls Humas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *