Jaring Kemampuan Atlet, CBP Gesa Turnamen Biliar

BERBAGI

Pekanbaru, cebernews.co – Community Biliard Pekanbaru (CBP) terus gesa berbagai iven turnamen Biliar bersama Rumah Biliar yang ada di Pekanbaru. Sebagai turnamen perdana tahun 2020, CBP menyelenggarakan turnamen 9 ball khusus handicap 4 bersama Abege Pool ”n Cafe, Jalan Arifin Achmad Pekanbaru.

 

Pada turnamen ini CBP kembali berhasil menjaring dan meningkatkan kemampuan atlet dalam bermain yang juga menjadi tolak ukur untuk meningkatkan jenjang karir atlet pada level lebih tinggi.

 

Menurut Ketua Community Biliar Pekanbaru (CBP) Supriyanto, untuk peningkatan prestasi dan standar kualitas atlet ini, CBP memiliki menejemen dan program penilaian sendiri. Seperti handicap dan tingkatan kemampuan atlet yang diambil dan dinilai dari poin-poin atlet selama mengikuti turnamen.

 

“Atlet yang berhasil menjadi juara dalam turnamen, diberikan poin sesuai juara yang diraih. Berdasarkan poin itulah kita menentukan peningkatan kualitas mereka untuk naik pada jenjang yang lebih tinggi,” katanya jika meningkatkan status atlet itu diputuskan melalui rapat bersama seluruh pengurus CBP.

 

Sedangkan untuk tingkat selanjutnya, bagi para atlet yang sudah memiliki kemampuan atau level lebih tinggi pembinaannya juga beda dan disesuaikan dengan level handicap. Bisa saja menurunkan pada iven-iven besar diluar Riau.

 

“Yang jelas untuk pembinaan, tahun 2020 ini, CBP terus menyelenggarakan ivent-iven turnamen. Setidaknya beberapa bulan kedepan sudah ada sekitar 6 iven turnamen yang akan diadakan yang sistimnya di gilir pada rumah Biliar,” jelasnya.

 

Kedepan, juga banyak momen besar yang akan diselenggarakan oleh CBP. Seperti dalam rangka HUT CBP, Kapolda Cup, bahkan sesuai rencana juga akan diadakan untuk Piala Gubernur Riau. Hanya saja untuk momen besar ini masih dalam penyusunan dan penyesuaian, karena momen ini juga akan diikuti oleh atlet luar Riau dan tidak hanya untuk Riau.

 

Lebih jauh katanya, kesuksesan program yang ditaja CBP ini tidak lepas dari dukungan rumah-rumah Biliar di Riau, KONI Riau dan Pekanbaru serta Pobsi sebagai Induk olahraga Biliar. Karena secara program CBP hanya sebatas pelaksana, pendukung dan mengkoordinir dalam penyelenggaraan iven-iven.

 

“Maka itu, sebagai organisasi pecinta biliar CBP akan terus dan tidak akan pernah berhenti berbuat demi atlet dan olahraga biliar. Sehingga kedepan akan terbentuk sistem yang lebih kompetitif untuk memajukan olahraga biliar,” tuturnya.

 

Hal senada juga disampaikan, salah satu penasehat CBP, Oyong Ezedin, jika saat ini olahraga billiard sudah menjadi pilihan bagi masyarakat dalam mengisi waktu senggang. Begitu juga bagi generasi dalam menyalurkan hobby menjadi berprestasi yang terus memunjukannoerkembangam setiap tahunnya.

 

“Dulu memang olahraga Biliar di cap negatif banyak orang karena keberadaannya di bar dan club malam, tapi itu dulu yang sekarang jauh berubah dan sudah diikuti semua kalangan dari berbagai sudut pandang. Dan itu juga sudah terbukti dengan prestasi atlet mengharumkan nama daerah dintimgkat nasional,” katanya.

 

Olahraga Biliar ini, jauh beda dengan olahraga lain, bermain Billiar bersumber dari ketajaman otak atau pikiran. Secara tidak lansung atau tidak sadar main Billiar mengasah kemampuan geometri dan daya perhitungan yang tepat demi mencari cela terbaik untuk menang. Sehingga hal ini juga memicu seseorang untuk serius berolahraga Biliar.

 

“Bagi masyarakat kita yang masih menilai atau terkesan dengan Biliar olahraga negatif bisa mengambil dari prestasi yang dihasilkan. Biliar bukan olahraga sembarangan tapi diakui oleh pemerintah yang terus dibina melalui KONI,” ujarnya.

 

Lebih jauh kata Mantan Pejabat Eselon II Pemprov Riau ini, ia juga sangat mendukung dengan Visi misi CBP membesarkan olahraga Biliar. Karena merupakan salah satu visi misi luar biasa yang mampu merangkul generasi muda dari kegiatan negatif dan menjadi berprestasi.

 

“Kita juga menghimbau lah, untuk anak muda kita daripada keluyuran tidak menentu yang juga bisa terlibat kegiatan negatif, bagus salaurkan bakat bermain Biliar. Ikuti CBP yang sudah memliki program pembinaan,” tuturnya.

 

Disisi lain, rumah Biliar yang ada di Pekanbaru, menyatakan juga siap mendukung program yang ditaja CBP, pasalnya selain sangat bagus juga memberikan imej positif bagi pengusaha rumah Biliar. Terutama dari imej yang selama ini masih dinilai usaha negatif.

 

Seperti yang disampaikan, Manager Rumah Biliar Abege Pool n Cafe, Mariezca Ellena, jika dengan adanya turnamen ini juga menunjukan usaha rumah Biliar bukan merupakan usaha negatif tapi olahraga yang bisa menyalurkan bakat dari masyarakat.

 

Ia mengatakan, di.rumah biliar Abege sudah menyelenggarakan beberapa kali turnamen Biliar. Termasuk turnamen saat ink yang merupakan turnamen kesekian kali dilaksanakan. Artinya juga merupakan bukti keseriusan mendukung kemajuan atlet mengejar prestasi dan membesarkan olahraga Biliar sesuai visi misi Komunitas CBP.

 

“Sebelumnya kita juga sudah menyelenggarakan beberapa turnamen bersama CBP, baik untuk handicap 4 maupun Handicap 4,5 dan 6 yang atletnya juga ada dari luar Pekanbaru atau Riau. Yang pasti untuk mewujudkan atlet berprestasi dan membesarkan olahraga Billiar ini, Abege Pool n Cafe slalu siap memberikan dukungan penuh untuk CBP,” tuturnya.(Rls MCR/mtr)

Print Berita Print Berita
BERBAGI