• 12 April 2021 22:25
  • Last Update 12 April 2021 18:08 18: 08: 06
Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia di Bengkalis

Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia di Bengkalis

Bengkalis, cebernews.co – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Balai Bahasa Provinsi Riau mengadakan kegiatan sosialisasi dan simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi pejabat Pemerintah Daerah di Kabupaten Bengkalis yang dilangsungkan pada pukul 08.30 Wib, bertempat di Aula Hotel Panorama Bengkalis, Selasa (17/03/2020).

 

Turut hadir Kepala Balai Bahasa Riau, Drs. Songgo Siruah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Agusilfridimalis, Ketua Panitia Balai Bahasa Provinsi Riau Arpina, S.Pd dan seluruh OPD se-Kabupaten Bengkalis.

 

Kegiatan sosialisasi dan simulasi UKBI ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis H Heri Indra Putra mewakili Bupati Bengkalis, dengan diikuti sebanyak kurang lebih 50 peserta dari kalangan ASN.

 

Disampaikan H. Heri Indra Putra Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) merupakan sarana uji untuk mengukur kemahiran seseorang dalam dalam berbahasa Indonesia lisan dan tulis.

 
Sebagaimana perlu kita ketahui bersama Bahasa Indonesia merupakan bahasa negara yang harus kita gunakan secara baik dan benar dalam penyelenggaraan negara, Karena Bahasa Indonesia ini memiliki peran komunikasi antar daerah dan antar budaya serta memiliki fungsi sebagai pemersatu bangsa yang digunakan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

“Kami atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bengkalis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau beserta jajaran telah melaksanakan sosialisasi dan simulasi hari ini. Semoga dapat bermanfaat bagi peserta, sehingga nantinya bisa menjadi tutor penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta menerapkannya di dunia kerja sehari-hari,” Ujar Heri.

 

Kemudian H Heri Indra Putra mengatakan acara ini juga sangat penting dilaksanakan, agar seluruh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai ketentuan yang berlaku.(Mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *