• 12 Agustus 2022 7:12
  • Last Update 11 Agustus 2022 21:09 21: 09: 49
OJK Riau Pastikan Tidak Ada Kendala Dalam Pelayanan Keuangan

OJK Riau Pastikan Tidak Ada Kendala Dalam Pelayanan Keuangan

PEKANBARU – Gugus Tugas Covid19 Provinsi Riau, mengumumkan bahwa terdapat pegawai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) positif Covid19 di Provinsi Riau.

Menyikapi hal tersebut, Kepala OJK Riau Yusri, memastikan bahwa hal tersebut tidak berpengaruh dan tidak ada kendala dalam pelayanan keungan kepada konsumen atau nasabah.

Yusri menegaskan, BUMN bersangkutan secara finansial atau keuangan tidak ada permasalahan. Selain itu juga, BUMN tersebut secara nasional dalam kondisi baik, normal dan kuat.

“Ada Pegawai BUMN yang positif Covid19 di Riau, BUMN itu sendiri ada di bawah kewenangan OJK, untuk itu tentunya merasa punya kepentingan untuk memberikan informasi terkait kasus sebut,” ucapnya saat Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Kamis (18/06/20).

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan khawatir adanya kasus ini. Ucap Yusri, jangan sampai ada kekhawatiran dalam masyarakat munculnya isu-isu yang bisa menyebabkan keresahan di tengah masyarakat.

Sebutnya, pihak OJK Riau juga telah berkoordinasi dengan kepala BUMN tersebut. Untuk pelayan di BUMN bersangkutan akan dialihkan ke kantor cabang terdekat.

“Kebetulan di Pekanbaru, BUMN itu memiliki kantor yang cukup banyak, menurut hemat saya pelayanan kepada nasabah atau masyarakat akan bisa dilakukan dengan baik dan bagi masyarakat khususnya nasabah silahkan bertransaksi secara wajar dan normal,” ujarnya.

Yusri menambahkan, dari awal pandemi Covid19 masuk ke Indonesia bahkan Provinsi Riau, OJK telah memerintahkan industri jasa keuangan di bawah OJK untuk menyiapkan protokol kesehatan dan protokol penangan jika terjadi positif covid19 di bawah OJK atau ada pegawai terpapar Covid19.

Kemudian, terangnya, bagi masyarakat yang ada pertanyaan atau kekhawatiran terkait permasalahan ini untuk menanyakan langsung ke pihak OJK.

“Jangan ada kekhawatiran dalam masyarakat. Kami akan melakukan monitoring bagaimana pelayanannya kepada masyarakat,” katanya.(Rls MCR/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *