• 16 Juni 2024 14:56
  • Last Update 16 Juni 2024 13:22 13: 22: 26
Bunda PAUD Kabupaten Kampar Buka Dan Laksanakan Workshop Silabus MPLS Bagi Guru PAUD Dan SD Kelas Awal

Bunda PAUD Kabupaten Kampar Buka Dan Laksanakan Workshop Silabus MPLS Bagi Guru PAUD Dan SD Kelas Awal

Bangkinang Kota – Bunda Paud Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali bersama Forum Paud Kabupaten Kampar yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar buka dan laksanakan secara resmi giat Workshop Penyusunan Silabus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Bagi Guru Paud Dan SD Kelas Awal se Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di Balai Bupati Kampar. Sabtu (8/6/2024).

Kegiatan ini dianggap harus dilaksanakan mengingat pentingnya mengasah dan menjaga kemampuan pondasi yang harus dibangun pada masa transisi PAUD-SD Kelas awal.

“Disinilah banyak letak miskomunikasi antara pengajar, peserta didik dan para wali murid dan akan menyebabkan masalah yang lebih serius di masa-masa selanjutnya.”ujar Ricana saat memberikan sambutan.

Ikut hadir dalam pembukaan Workshop ini Kepala Dinas Dikpora Kabupaten yang diwakilkan kepada Kabid PAUD Mariani yang juga bertindak selaku narasumber, dan Taufiq Wahyudisyah, SPd. M.Si Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Paud dan PNF yang juga selaku Ketua Pelaksana kegiatan ini.

“Workshop ini kita laksanakan agar Para pendidik PAUD dan SD dapat mengenal lebih dalam tentang target perubahan perilaku yang ingin dicapai melalui gerakan Transisi PAUD ke SD yang dimulai pada Tahun 2023 lalu dan dapat lebih mengerti untuk memaknai penguatan Transisi ini sebagai bentuk pemenuhan hak anak” kata Ricana saat menyampaikan pengarahannya.”Lanjut Bunda PAUD Kabupaten Kampar ini.

Ia memaparkan bahwa Kemampuan pondasi kesiapan peralihan Paud ke SD sangat masuk akal dengan merancang kegiatan yang tidak menimbulkan beban bagi murid.

Pembelajaran yang tidak hanya sekedar menghafal dan tidak mengunakan tes Asesmen tertulis yang berpotensi menimbulkan stress murid pada saat memulai memasuki jenjang SD, karena tidak semua anak mengikuti PAUD sebelum masuk kejenjang SD ini. Namun demikian setiap anak berhak mendapatkan pembinaan pondasi.

Dijelaskannya bahwa Ada enam pondasi yang perlu dikembangkan terlebih dahulu sebelum anak diperkenalkan konsep atau keterampilan yang lebih komplek. Program masa PAUD-SD ini merupakan program pemerintah ,sebagai upaya penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila di awal sekolah jenjang SD.

“Secara sederhana, MPLS dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah dalam rangka memperkenalkan para siswa baru terhadap semua hal yang berhubungan dengan sekolah. Perkenalan yang dilakukan tersebut tidak hanya sebatas antar siswa baru saja atau hanya dengan kakak kelas saja, namun juga disertai oleh pengenalan terhadap guru-guru di sekolah tersebut dan juga komponen-komponen lainnya” terang Ricana.

Ditambahkan Ricana bahwa MPLS adalah salah satu momen penting dalam proses pendidikan anak, maka untuk itu sajikan yang menyenangkan dengan tidak mengurangi moral dan etika yang telah diatur.

Pada Workshop ini dititik beratkan pada bagaimana penyusunan Silabus MPLS yang sesuai dengan semangat Transisi Paud Ke SD yang menyenangkan, sehingga dapat digunakan untuk membantu anak-anak menghadapi masa transisi dengan lebih mudah.

Peserta Workshop ini diikuti sebanyak 100 orang guru dari 21 Kecamatan di Kabupaten Kampar, yang terdiri atas guru PAUD dan guru SD. Dan semua peserta akan diberi Sertifikat.

Kegiatan Workshop ini juga mendatangkan narasumber dari BPMP Provinsi Riau yaitu Lelik Hidayati, S.Sos, MM dan Dr. Molly Wahyuni, S.Si, M.Pd yang juga merupakan Sekretaris di Forum Paud Kabupaten Kampar.(Diskominfo/EMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *