Fakultas Kedokteran Universitas Riau mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Baiturrahmah Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar.pada PKM yang dilakukan kali ini ada 3 kegiatan : Pertama : Pemeriksaan dan Penatalaksanaan serta Edukasi Faktor Risiko Skabies yang dikoordinir oleh dr. Suri Dwi Lesmana, M.Biomed, Sp.ParK bersama tim. Kegiatan kedua yaitu pengobatan dan edukasi kesehatan dalam rangka pemberantasan penyakit pedikulosis kapitis (kutu kepala) yang dikoordinir oleh dr. Esy Maryanti, M.Biomed, Sp.ParK bersama tim serta kegiatan ketiga adalah pelatihan pencegahan demam berdarah dengue yang dikoordinir oleh dr. Elva Susanty, MKT, Sp.KKLP dan drg. Yusdiana, M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa FK UNRI.Sabtu (29/07/2023).
Kegiatan ini diawali dengan pemberian penyuluhan oleh tim pengabdian FK UNRI dihadapan anak-anak panti dan pengurus panti, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengobatan kepada anak-anak panti. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan kulit dan rambut. Anak yang terinfeksi dengan skabies ataupun kelainan kulit lain dan adanya infeksi kutu kepala diberikan pengobatan. Selain itu untuk mencegah demam berdarah, pengurus panti dan beberapa anak panti diberikan pelatihan tentang mengidentifikasi jentik dan Tindakan 3M Plus.
Kegiatan ini disambut baik oleh pengurus panti yang diwakili oleh Pak Arianto, dalam kesempatan ini beliau menyampaikan rasa terimakasih kepada FK UNRI yang sudah memilih panti asuhan ini sebagai tempat kegiatan pengabdian. Semoga kegiatan pengabdian ini dapat memberikan manfaat bagi warga masyarakat khususnya panti asuhan di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar ini.
Penyakit skabies dan kutu kepala merupakan penyakit yang rentan untuk anak-anak yang tinggal bersama seperti di panti asuhan, walaupun tidak menyebabkan gejala fatal tetapi penyakit ini sangat mengganggu aktifitas dan konsentrasi anak sehingga harus selalu diperhatikan. Berbeda dengan demam berdarah yang dapat menyebabkan gejala fatal maka perlu dicegah sedini mungkin agar terhindar dari penyakit tersebut yang kejadiannya sering meningkat pada musim kemarau seperti saat ini.(*)